welcome

WELCOME TO PARA PENCARI ILMU.SITUS INI BERISI TENTANG; ILMU PENGETAHUAN, MAKALAH ILMIAH, ILMU TAJWID, KEISLAMAN, DLL.
Showing posts with label Islami. Show all posts
Showing posts with label Islami. Show all posts

Sunday, May 14, 2017

Kisah luar biasa tentang K.H Abdul Manan







Inilah kisah luar biasa tentang KH Abdul Manan, salah satu pendiri Pesantren Al Muayyad di Solo, yang sayang sekali bila tidak dibagi di sini. (Di tengah carut marut medsos, hal-hal baik jadi wajib rasanya untuk dibagi).

Suatu kali, Gus Mus (KH Mustofa Bisri) bercerita pada jamaahnya mengenai KH Abdul Manan. Dulu, KH Abdul Manan pernah meminta pada lurah asrama pesantrennya untuk mencatat nama-nama santri yang nakal. Sang lurah, dengan semangat 45 mendata siapa saja santri-santri yang sering jengkelin dia. Dari hasil obrak-abrik ingatan, akhirnya ketemulah dia nama 25 santri. Dengan perasaan senang ia memberikan daftar nama-nama itu ke sang kiai. Ia pikir, para santri itu akan dihukum langsung oleh sang kiai, atau kalau perlu dikeluarkan agar tak ada lagi yang bikin masalah. Sang lurah pun menunggu hari 'eksekusi'.
Dua hari ditunggu, hari itu tidak datang. Ditunggu lagi sampai 4,6 hari, bahkan sampai dua minggu, tak ada tanda-tanda pak kiai akan memberi hukuman. Sang lurah pikir KH Abdul Manan mungkin lupa atau boleh jadi daftar itu hilang. Akhirnya, dengan inisiatif sendiri dia mengulang membuat daftar itu dan menyerahkannya pada sang kiai. Tapi, apa jawab sang kiai?

"Iya, daftarnya masih saya simpan," demikian kira-kira ucapan beliau.
"Lah, kalau gitu untuk apa sama Pak Kiai?" tanya sang lurah, heran.

"Itu untuk saya baca pas berdoa," jawab KH Abdul Manan, "saya menyebut nama-nama mereka, memohon pada Allah agar mereka semua mendapat hidayah."

Jamaah Gus Mus yang mendengar cerita tersebut langsung tertawa mendengarnya. Yang mereka rasa lucu tentu keluguan sang lurah. Namun, dari seluruh jamaah, hanya satu yang tidak tertawa. Dia adalah seorang kiai muda yang punya ribuan santri. Tentu sikap diamnya ini bikin Gus Mus penasaran.

Setelah pengajian Gus Mus bubar, kiai muda ini lalu mendekati Gus Mus
Ia menyalami Gus Mus sambil menangis.

Gus Mus bertanya ada apa, mengapa tadi sang kiai muda diam saja?

Dijawab (sambil nangis), "Gus Mus, saya adalah salah satu dari 25 santri dalam daftar itu."
**

Sebagian guru tidak menyadari betapa pentingnya tugas yang ia emban. Sering, siswa yang menjengkelkan justru dimarahi, dihukum bahkan dikeluarkan dari sekolah. Coba kita bayangkan, seandainya KH Abdul Manan mengeluarkan 25 santri tadi, mungkinkah salah satunya akan menjelma kiai muda yang mendidik ribuan santri tadi? Bisa jadi ia malah akan tumbuh dengan stigma nakal, sesuatu yang bisa menghambat pertumbuhan mental dan imannya.

Dalam upaya menemukan jati dirinya, seorang anak manusia bisa saja melakukan hal-hal yang menjengkelkan. Di sinilah kesabaran orang dewasa (orang tua, guru) menjadi penting. Mereka perlu didampingi, dibimbing, agar bisa melalui fase itu dan menemukan siapa dirinya, bukannya dijauhi apalagi diusir. Menjadi guru sama seperti petani. Tanaman yang tumbuh tentu harus dirawat sebaiknya. Jika ada hama, tentu hama itu yang perlu dibersihkan agar tidak makin merusak, bukannya malah membakar habis semua tanaman.

KH Abdul Manan memahami betul hal ini. Alih-alih memusnahkan tanaman, justru ia bersihkan hama itu dengan ilmu, sabar dan doa.

Masya Alloh 




Friday, November 25, 2016

DOA-DOA SAAT MEMBASUH ANGGOTA BADAN SAAT BERWUDHU







بِسْــــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم

1. Doa ketika membasuh dua pergelangan tangan:
اللَّهُمَّ احْفَظْ يَدَيَّ مِنْ مَعَاصِيكَ كلها
Allohummahfidz Yadayya Min Ma a'syika Kulliha
Artinya: Ya Allah, peliharalah kedua tanganku daripada melakukan maksiat
kepadaMu.

2. Doa ketika berkumur:
اللَّهُمَّ اَعِنِّي عَلَى ذِكْرِكَ وَشُكْرِكَ وَحُسْنِ عِبَادَتِكَ
Allohumma a'inni 'Ala Dzikrika wa Syukrika wahusni 'Ibadatika
Artinya: Ya Allah, bantulah aku supaya aku dapat berzikir kepadaMu, dan
bersyukur kepadaMu, dan perelok ibadah kepadaMu.

3. Doa ketika membasuh hidung:
اَللَّهُمَّ أَرِحْنِي رَائِحَة الجَـنَّةْ
Allohumma Arihni Roihatal Jannati

Artinya: Ya Allah, berilah aku ciuman daripada haruman bau Syurga.


4. Doa ketika membasuh muka (setelah membaca niat wudhu dalam
hati):
اَللَّهُمَّ بَيِّضْ وَجْهِى يَوْمَ تَبْيَضُّ وُجُوْهٌ وَتَسْوَدُّ
وُجُوْهٌ
Artinya: Ya Allah, putihkanlah wajahku pada hari putihnya wajah-wajah
dan hitamnya wajah-wajah.

5. Doa ketika basuh tangan kanan:
اَللَّهُمَّ اَعْطِنِى كِتاَبِى بِيَمِيْنِى وَحَاسِبْنِى حِسَاباً
يَسِيْرًا
Allohumma A'thini kitabi biyamini wa hasibni hisaban yasiro
Artinya: Ya Allah! berikanlah kepadaku kitabku dari sebelah kanan dan
hitunglah amalanku dengan perhitungan yang mudah.




6. Doa ketika membasuh tangan kiri:
اَللَّهُمَّ لاَ تُعْطِنِى كِتاَبِى بِشِمَالِى وَ لاَ مِنْ وَرَاءِ
ظَهْرِىْ
Allohumma Laa Ta'thini Kitabi bisyimali walaa min waro,i dzohri
Artinya: Ya Allah, janganlah beri kepadaku kitab amalanku dari sebelah
kiri atau dari sebelah belakang.


7. Doa saat membasahi kepala:
اَللَّهُمَّ حَرِّمْ شَعْرِيْ وَبَشَرِيْ عَلَى النَّارِ
Allohumma harrim sya'ri wabasyari 'Alannari.
Artinya: Ya Allah, haramkan rambutku dan kulit kepalaku daripada
neraka.


8. Doa ketika membasuh dua telinga:
اَللَّهُمَّ اجْعَلْنِي مِنَ الَّذِيْنَ يَسْتَمِعُوْنَ اْلقَوْلَ
فَيَتَّبِعُوْنَ أَحْسَنَهُ
Allohummaj'Alni minalladzina yastami'unal Qoula fayattabi'una ahsanahu
Artinya: Ya Allah, jadikanlah aku termasuk orang-orang yang mendengar
ucapan yang baik dan mengikuti sesuatu yang terbaik.


9. Doa saat membasuh dua telapak kaki:
اَللَّهُمَّ ثَبِّتْ قدَمِي عَلَى الصِّرَاطِ يَوْمَ تَزِلُّ فِيْهِ
اْلاَقْدَامِ
Allohumma Tsabbit Qodami 'Alaa Syirothika yauma tazillul Aqdam
Artinya: Ya Allah, tetapkan kedua kakiku di atas titian shirothol
mustaqim pada hari dimana banyak kaki-kaki yang tergelincir.


10. Doa setelah berwudhu:
أَشْهَدُ اَنْ لاَ اِلَهَ اِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَ
أَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدَنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ

اَللَّهُمَّ اجْعَلْنِي مِنَ التَّوَّابِيْنَ وَاجْعَلْنِي مِنَ
اْلمُتَطَهِّرِيْنَ وَصَلَى اللَّهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى
آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمْ

Artinya: Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan melainkan Allah, tiada sekutu
baginya, dan aku bersaksi bahwa Nabi Muhammad itu hamba dan utusanNya.
Ya Allah! Jadikanlah aku dari golongan orang-orang yang bertaubat dan
jadikanlah aku dari golongan orang-orang yang bersuci. Dan selawat dan
salam kepada penghulu kami Muhammad, keluarganya, dan
sahabat-sahabatnya.




Monday, October 17, 2016

BISNIS DENGAN ALLAH

BISNIS DENGAN ALLAH

Setiap manusia memiliki kecendrungan berusaha atau berbisnis, untuk mendapatkan keuntungan. bicara tentang  untung rugi, maka Allah menegaskan dalam Al Qur an surat Attaubah ayat 111:

إِنَّ اللَّهَ اشْتَرَىٰ مِنَ الْمُؤْمِنِينَ أَنْفُسَهُمْ وَأَمْوَالَهُمْ بِأَنَّ لَهُمُ الْجَنَّةَ ۚ يُقَاتِلُونَ فِي سَبِيلِ اللَّهِ فَيَقْتُلُونَ وَيُقْتَلُونَ ۖ وَعْدًا عَلَيْهِ حَقًّا فِي التَّوْرَاةِ وَالْإِنْجِيلِ وَالْقُرْآنِ ۚ وَمَنْ أَوْفَىٰ بِعَهْدِهِ مِنَ اللَّهِ ۚ فَاسْتَبْشِرُوا بِبَيْعِكُمُ الَّذِي بَايَعْتُمْ بِهِ ۚ وَذَٰلِكَ هُوَ الْفَوْزُ الْعَظِيمُ

 Artinya: "sesungguhnya Allah telah membeli dari orang-orang mu'min, diri dan harta mereka dengan memberikan sorga untuk mereka. mereka berperang dijalan Allah lalu mereka membunuh atau terbunuh. itu telah menjadi janji yang benar dari Allah didalam Taurat, Injil, dan Al-Qur an. Dan siapa yang lebih menepati janjinya selain daripada Allah? maka bergembiralah dengan berjual beli yang telah kamu lakukan itu, dan itulah kemenangan yang besar". (Q.S : Attaubah:111)

Dari ayat di atas bisa kita fahami pertama: bahwa Allah akan membali produk-produk dari orang mukmin berupa jiwa dan harta, dan Allah akan membelinya dengan harga yang sangat mahal sekali. yakni surga.
 kedua: Allah memberikan modal usaha kepada manusia untuk dikelola sebaik mungkin, agar menghasilkan keuntungan yang besar. Modal yang diberikan Allah berupa, kesehatan, kenikmatan, kesempatan, ilmu, dll.Allah yang telah memberikan modol usahanya dan Allah pula yang akan membeli produknya.
ketiga: Bahwa berbisnis dengan Allah tidak akan pernah rugi, bahkan akan berlipat-lipat keuntungannya.

Lalu apa saja sih produk-produk yang mau Allah beli ???...

Tentang produk-produk yang akan Allah beli, Allah menegaskan dalam Al Qur an surat Attaubah ayat 112. Apa saja sih yang Allah senangi sehingga Allah berminat membelinya.

 التَّائِبُونَ الْعَابِدُونَ الْحَامِدُونَ السَّائِحُونَ الرَّاكِعُونَ السَّاجِدُونَ الْآمِرُونَ بِالْمَعْرُوفِ وَالنَّاهُونَ عَنِ الْمُنْكَرِ وَالْحَافِظُونَ لِحُدُودِ اللَّهِ ۗ وَبَشِّرِ الْمُؤْمِنِينَ
Artinya: "Mereka itu adalah orang-orang yang bertaubat, yang beribadat, yang memuji, yang mengembara(demi ilmu dan agama), yang ruku', yang sujud, yang menyuruh berbuat ma'ruf dan mencegah berbuat munkar dan yang memelihara hukum-hukum Allah. Dan gembirakanlah orang-orang mukmin itu". (Q.S Attaubah : 112) 

Ayat di atas menyebutkan beberapa produk yang allah akan beli dengan harga yang sangat mahal kepada orang mu'min. dan jelas tidak akan rugi jika seorang mu'min berbisnis dengan Allah. 

Produk-produk yang Allah beli dari orang mu'min:
1. Taubat. 
2. Ibadah
3. Pujian kepada Allah
4. Menuntut ilmu
5. Rukuk
6. Sujud
7. Amar ma'ruf
8. Nahi munkar
9 Memelihara hukum-hukum Allah

Setelah kita mengetahui produk yang Allah senangi, marilah kita berlomba-lomba untuk mendapatkan keuntungan yang besar berbisnis dengan Allah S.W.T.yang tidak  pernah ada ruginya.

Semoga bermanfaat...

Sunday, October 16, 2016

Motivasi tahfizhul quran dr Ustad Deden Makhayarudin

Motivasi tahfizhul quran dr Ustad Deden Makhayarudin

  @ TAHFIZH MOTIVATION
Menghafal Al-Qur'an dengan iman. Setiap hafal satu ayat, maka iman pun bertambah. Dan setiap lupa satu ayat, berkuranglah iman itu.

@TAHFIZH MOTIVATION

Hukum menghafal Al-Qur'an adalah FARDHU KIFAYAH. Tapi, ketahuilah, MENJAGANYA adalah FARDHU 'AIN. Maka, menambah hafalan adalah FARDHU KIFAYAH, dan MURAJA'AH adalah FARDHU 'AIN. Pada akhirnya, hafalan yang tidak dijaga, selain menyebabkan FARDHU KIFAYAH belum tertunaikan, adalah dosa tersendiri bagi pelakunya. Padahal, sebaliknya, jika disadari, mengerjakan kewajiban, apalagi FARDHU 'AIN, adalah pondasi dari sebuah kenikmatan besar yang dicita-citakan semua orang. Fahamilah.

@TAHFIZH MOTIVATION

Hampir semua penghafal Al-Qur'an menginginkan cepat menghafalnya. Padahal, lama dan sebentar itu hanya perasaan manusia. Seseorang yang sedang bersama kekasihnya, seharian, maka rasanya hanya beberapa menit saja. Tapi, bila sedang bersama musuh, hanya beberapa menit saja, serasa berjam-jam. Al-Qur'an adalah kekasih sejati kita, bukan musuh kita. Fahamilah.

@TAHFIZH MOTIVATION
Bisa jadi banyak penghafal Al-Qur'an punya kesabaran yang hebat. Tapi, tampaknya sangat jarang yang bersyukur. Buktinya, mereka mampu bertarung melawan segala halang dan rintang saat menambah hafalan, namun jarang yang sanggup memperbanyak takrir (muroja'ah), apalagi hafalannya belum lancar. Cara mensyukuri nikmat hafalan adalah menjaganya dengan memperbanyak muroja'ah. Tahukah Anda, syukur adalah penyebab utama bertambahnya nikmat? Kalau Anda ingin hafalannya bertambah, syukuri hafalan yang ada, bukan mengabaikannya.

@TAHFIZH MOTIVATION
Air mata yang jatuh di sepertiga malam karena takut kepada Allah, adalah penyubur hafalan Al-Qur'an. Ayat yang terucap tulus saat munajat adalah pengikis dosa.

@TAHFIZH MOTIVATION

Kalau kita menghafal Al-Qur'an, lalu berusaha menaklukannya dengan kecerdasan, maka hanya akan membuat otak kita lelah. Yang harus kita lakukan adalah menguatkan iman, dan membersihkan hati, niscaya Al-Qur'an datangi kita berikan ketenangan dan kebahagiaan. Ia pun betah berlama-lama di dekat kita. Insya'allaah.

@TAHFIZH MOTIVATION

Tak ada bayi terlahir kemudian dibiarkan terlantar begitu saja. Andai pun ada, itu bukan kelahiran, tapi aborsi. Sama halnya ketika Anda punya hafalan Al-Qur'an, seakan-akan Anda baru punya bayi. Semulus apapun kelahirannya, ia tetaplah rentan. Perlu perawatan khusus, dan mesti dijaga dengan hati-hati.
Sampai kapan? Ya, sampai bukan bayi lagi.
Bagaimana dengan yang lahirnya tidak mulus? Tentu, perawatannya harus extra.
Lalu, bagaimana dengan hafalan Anda? Apakah terlahir mulus, normal, dan tidak prematur? Sudahkan Anda memberinya "asi eksklusif?" Kenali tipe hafalan Anda.

@TAHFIZH MOTIVATION

"Satu jam saja kutelah bisa cintai kamu di hatiku, namun bagiku melupakanmu butuh waktuku seemur hidup." Lah, lah, kok menghafal Al-Qur'an malah kebalikannya. He. Mestinya lebih bisa, dong. Pikirkanlah itu.

@TAHFIZH MOTIVATION

Istiqamah itu tidak sulit. Justru, segala sesuatu itu jadi sulit karena tidak istiqamah.

@TAHFIZH MOTIVATION

Hafal Al-Qur'an itu istimewa karena:
1. Sangat besar pahalanya
2. Sangat banyak godaannya
3. Tak banyak yang bisa melakukannya
4. Akan melahirkan efek baik pada setiap yang dilakukan

@TAHFIZH MOTIVATION

Minum dengan tangan kiri, atau sambil berdiri, atau menyisakan makanan di piring, mungkin itu hal kecil, yang sewaktu-waktu bisa lupa. Tapi, apabila dilakukan penghafal Al-Qur'an, itu masalah besar.

@TAHFIZH MOTIVATION

Tak menghafal Al-Qur'an karena takut lupa atau takut tidak bisa menjaga. Rasanya bukan begitu. Yang mestinya lebih ditakutkan adalah tidak menghafalnya.

@TAHFIZH MOTIVATION

Bisa hafal Al-Qur'an dengan cepat, bukan karena orang-nya hebat, tapi bukti Qur'an itu mukjizat.

@TAHFIZH MOTIVATION

Nikmatnya menghafal Al-Qur'an, saat menghadapi ayat-ayat yang rumit, serasa makan sambal. Pedas tapi bikin ketagihan.

@TAHFIZH MOTIVATION
Merawat hafalan Al-Qur'an tak seperti merawat kendaraan. Seawet apapun kendaraan yang terawat, tetap menuju lapuk (rusak). Perawatan teratur hanya memperlambat proses pelapukan itu. Hafalan Al-Qur'an tidak demikian. Semakin tua usia hafalan itu, dengan perawatan teratur, maka akan semakin segar dan kuat.

@TAHFIZH MOTIVATION

Lakukan takrir (mengulang hafalan) dengan tenang, rileks, dan nyaman. Dengan cara itu, andai kemudian takrir terasa berat, maka saat itu, secara tiba-tiba hati Anda akan semakin tenang, semakin segar, semakin mudah, dan semakin yakin dengan pertolongan Allah. Rasakan sensi kedekatan dengan-Nya saat melafazkan ayat-ayat itu.

@TAHFIZH MOTIVATION
Satu hal yang selalu tidak terlambat untuk dilakukan oleh penghafal Al-Qur'an, yaitu memperbaiki hafalan agar lancar dan terjaga.

@TAHFIZH MOTIVATION
Deket sama Qur'an itu nenangin hati. Kalau udah sering baca, ngafalin, dan ngulang hafalan, tapi gak tenang-tenang juga, berarti belum deket.

@TAHFIZH MOTIVATION

Biasanya para penghafal Al-Qur'an memilih mengulang hafalan yang belum lancar dengan binazhar (baca sambil lihat) dari pada tidak keulang sama sekali. Padahal cara itu sama saja dengan melupakannya secara perlahan.

@TAHFIZH MOTIVATION

Tak masuk akal apabila orang mukmin malas membaca Al-Qur'an. Bukankah Al-Qur'an itu kalam Tuhan-ny? Kalau malas, kepada siapa sebenarnya dia beriman?

@TAHFIZH MOTIVATION

Ada kesan ngembaliin hafalan Al-Qur'an yang lama nggak keulang dan nyaris lupa itu sulit, hingga segan dan nggak dimulai-mulai. Itu keliru banget. Lama nggak ketemu kekasih biasanya bikin kangen. Masa iya penghafal Al-Qur'an nggak kangen sama ayat-ayat yang lama nggak ketemu. Apa nggak kangen tuh sama juz 13, atau juz 25.

@TAHFIZH MOTIVATION
Tidak khatam seminggu sekali bagi hafizh Al-Qur'an itu termasuk malas.

@TAHFIZH MOTIVATION

Penghafal Al-Qur'an tak berintegritas? Tak kreatif? Tak Maju? Korupsi? Itu mitos. Kecuali hafalannya yang MITOS, maka semua itu menjadi FAKTA.

@TAHFIZH MOTIVATION

Penyebab terbesar beratnya mengulang adalah karena belum lancar, atau sudah mulai lupa. Semakin berat, semakin harus banyak mengulang.

@TAHFIZH MOTIVATION

Menghafal Al-Qur'an itu kadang bukan seberapa banyak ayat untuk satu waktu, tapi seberapa banyak waktu untuk satu ayat

😃💪 hamasah fillaah semuanya 💪😃
Keep istiqomah with muroja'ah dan ziyadah 👊

ya Rabb peliharalah semangat kami tuk terus mengejanya....

dan berilah kami rizqi husnul khotimah dmana engkau telah ridha dengan hafalan kami

#Renungan Buat Diri Sendiri 😭

Thursday, October 13, 2016

MENZALIMI ANAK TANPA SADAR

MENZALIMI ANAK TANPA SADAR

Biasanya, orang yang hendak menikah hanya memikirkan satu sampai tiga langkah kedepan. perencanaan tersebut berkisar pada memilih siapa calon pendamping, kapan dilaksanakan akad nikah, dan dimana akan menetap. Padahal, sebenarnya ada langkah berikutnya yang sangat penting, bahkan merupakan tujuan utama dari pernikahan, tapi ternyata tidak terencana dengan baik. langkah yang di maksud adalah bagaimana menyiapkan generasi yang shalih dikemudian hari.

Orang tua menempati posisi sentral dalam mendidik anak. Pada awal kehidupan, anak terlahir suci. Dalam kondisi lemah fisik, mental serta daya pikirnya, anak hanya bertindak pasif menerima apapun yang diajarkan kedua orang tuanya. Rosulullah bersabda: 

"Setiap banyi yang dilahirkan pastilah terlahir dalam keadaan fitrah (bartauhid). Ibu bapaknyalah yang menjadikan iya yahudi, nasrani, atau majusi. Sebagaimana seekor ternak yang melahirkan anaknya, apakah kalian mendapatinya cacat?" (HR Bukhori dan Muslim).

 Banyak orang tua yang tidak sadar bahwa mereka menzalimi anak anak mereka karna keterbatasan waktu, pendidikan dan lain sebaginya, oleh karena itu artikel kali ini ingin mengungkap beberapa hal yang berkaitan dengan kesalah-kesalahan yang sering terjadi dalam mendidik anak, sehingga kita sebagai orang tua tidak lagi salah mendidik anak-anak kita, dan tidak juga sebgai orang tua yang menzalimi anaknya. 

Berikut kesalahan-kesalahan yang sering terjadi dalam mendidik anak:

1. Tidak faham agama
Dengan ketidak fahaman orang tua terhadap agama, maka berdampak kepada anak-anak yang dilahirkannya. Orang tua yang tidak faham agama besar kemungkinan cara mendidik anaknya tidak dilandasi syariat agama yangbaik, sehingga mengakibatkan anak kurang faham terhadap agamanya sendiri. 

Dampak ketidak fahaman agama orang tua terhadap anak:
A. Menjadi pribadi yang tidak bermutu
B. Menjadi pribadi yang jauh dari agama
C. tidak mengetahui kriteria pasangan yang baik
D. membina keluarga tanpa ikatan pernikahan

2. Menolak kehadiran anak 
Banyak orang tua yang, secara sadar atau tidak sadar, menolak kehadiran anak dalam keluarganya. Alasanya beragam. Salah satunya adalah anggapan bahwa anak adalah beban dalam keluarga. terlebih bagi keluarga yang berawal dari sebuah "kecelakaan" .
pastilah kelahiran anak akan dirasakannya sebagai sebuah musibah . Bentuk penolakn anakpun berbeda-beda, mulai tidak mempersiapkan kehamilan dengan baik sampai memberi nama yang buruk pada anak.

3. Tidak sayang anak
Fase pertama kelahiran merupakan fase yang menentukan dalam perkembangan anak. anak yang di besarkan dangan kasih sayang akan tumbuh menjadi anak yang penuh cinta kasih dan ketentraman. Minimnya kasih sayang ayah atau ibu atau keduanya sama-sama menimbulkan efek yang buruk bagi perkembanganjiwa anak. Orang tua terkadang mengabaikan fase ini dalam beragam bentuknya.

STOP !!!
Jangan biasakan anak dengan beberapa hal berikut:
  • Sikap. Sikap anak yang tidak menunjukkan kepribadian muslim, seperti tidak sopan terhadap orang tua, tidak menyanyangi antar anggota keluarga, malas, mudah marah, dan tidak menghargai orang lain.
  • Prilaku. Anakmempunyai keterbatasan dalam berkomunikasi. Apa yang dirasakan anak biasanya akan dikomunikasikan melalui prilaku yang harus dihindari antara lain: Melawan orang tua, suka merusak, suka menyakiti orang atau binatang, merusak tanaman dan mainan, suka memalak, dan suka berkelahi.
  • Pola Pikir. Pikiran memang tidak nampak oleh orang lain. Namun, terkadang suatu prilaku akan mencerminkan apa yang mereka pikirkan. Misalnya anak yang suka merusak tanaman atau mainan, mungkin orang tua perlu menanyakanlebih lanjut alasan prilaku sang anak. Siapa tau anak merasa minder sehingga pola pikirnya ingin selalu menyakiti pihak lain sebagai bentuk kopensasinya.
  • Pekerjaan. Bagi anak yang telah remaja atau dewasa, biasanya mulai tampak minatnya dalam bidang tertentu. Dalam memilih suatu pekerjaan, hendaknya orang tuamenjadi pengarah mana yang halal dan mana yang haram. misalnya anak yang pintar akademis jangan dibiarkan menjadi joki tes masuk sekolah atau perguruan tinggi negri. Ini merupakan pekerjaan yang haram. terkadang remaja hanya memikirkan hasil yang tinggi tanpa mempertimbangkan risiko dan kehalalan suatu pekejaan.
Trimakasih telah mengunjungi situs tholabulilmi, semoga artikel ini bisa menjadi bahan rujukan, dan pemahaman kita tentang mendidik anak atau mengarahkan anak kedalam hal yang lebih baik lagi. amiin.

Sumber : buku menzalimi anak tanpa sadar 12 kesalahan dalam mendidik anak yang sering trjadi karya nurul chomaria


Monday, June 20, 2016

TERNYATA WANITA LEBIH MUDAH MASUK SURGA


TERNYATA WANITA LEBIH MUDAH MASUK SURGA

Surga adalah tempat terindah, menyenangkan penuh kenikmatan, dan abadi yang diimpikan oleh setiap orang setelah meninggalkan dunia ini. tua atau muda, kaya atau miskin, pejabat atau rakyat, laki-laki atau perempuan, semua berharap masuk surga. Tak ada satupun manusia normal di dunia ini yang enggan masuk surga.
Sayangnya, tidak semua orang dapat memasuki tempat terbaikdi akhiirat itu. sebab Allah menyediakan surga hayalah untuk orang yang beriman, bertakwa, dan beramal shalih. Hal ini sesuai sesuai dangan firman Allah: "Barang siapa yang mengerjakan amal shalih baik laki-laki maupun perempuan sedangkan ia beriman, maka mereka itu masuk kedalam surga dan mereka tidak dianiaya walau sedikitpun." (QS. An-Nisa':124).



Saturday, June 4, 2016

SAMBUT RAMADHAN DENGAN GEMBIRA

SAMBUT RAMADHAN DENGAN GEMBIRA


جاءكم شهر رمضان, شهر رمضان شهر مبارك كتب الله عليكم صيامه فيه تفتح أبواب الجنان وتغلق فيه أبواب الجحيم… الحديث
“Telah datang pada kalian bulan Ramadhan, bulan Ramadhan bulan yang diberkahi, Allah telah mewajibkan atas kalian untuk berpuasa didalamnya. Pada bulan itu dibukakan pintu-pintu surga serta ditutup pintu-pintu neraka….” (HR. Ahmad)

       Ramadhan adalah bulan suci umat muslim yang sangat dinanti-nati kedatangannya, karna iman dan taqwa seorang muslim yang dimiliki tersebut yang mendorong seorang muslim mendambakan bulan suci ramadhan ini.

      Bulan Ramadhan adalah bulan Al Qur’an. Semestinya di bulan Al Qur’an ini umat Islam mengencangkan ikat pinggang dan menancap gas untuk lebih bersemangat membaca serta merenungkan isi Al Qur’an Al Karim. Ya, perenungan isi Al Qur’an hendaknya mendapat porsi yang besar dari aktifitas umat muslim di bulan suci ini. Mengingat hanya dengan inilah umat Islam dapat mengembalikan peran Al Qur’an sebagai pedoman hidup dan panduan menuju jalan yang benar.

شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِي أُنْزِلَ فِيهِ الْقُرْآنُ هُدًى لِلنَّاسِ وَبَيِّنَاتٍ مِنَ الْهُدَى وَالْفُرْقَانِ
Bulan Ramadhan adalah bulan bulan diturunkannya Al Qur’an. Al Quran adalah petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang bathil)” (QS. Al Baqarah: 185)

       Dengan diiringi rebana pada barisan terdepan, Pada pukul 08.00 hari ini sabtu  04-06-2016,  siswa siswi SMPIT DAARUL 'ILMI Kemiling Bandar Lampung, menyambut ramdhan ,dengan mengadakan pawai semarak ramadhan di sekitar sekolah mereka dengan gembira, guna untuk menumbuhkan jiwa sosial kepada masyarakat, dan menumbuhkan jiwa dakwah siswa kepada masyarakat sekitar, dengan gembiranya siswa siswi memberikan kurma kepada masyarakat, tujuan pawai bukan hanya jalan jalan keliling saja, namun ada makna yang terkandung didalamnya yaitu: 
1. Dakwah
2. Tolak maksiat 
3. Pentingnya puasa ramadhan
4. Pentingnya berbagi
Dll.

         Besar harapan, dengan adanya pawai ini umat muslim ikut menyambut bulan suci ramadhan ini dengan gembira, siswa mampu membangun mental dakwah pada jiwa perindifidu siswa siswi.
"MARI ...SAMBUT RAMDHAN DENGAN GEMBIRA, TOLAK MAKSIAT SEKARANG JUGA".
suara teriakan siswa menyambut Ramadhan. semoga kita semua bisa melaksanakan puasa ramadahn dengan sempurna. Amiiiiin.

MENJAGA KESUCIAN DIRI


MENJAGA KESUCIAN DIRI

        Menjaga kesucian diri adalah akhlak islami yang dapat mengawal kehormatan, dari percampuran keturunan, Allah berfirman: " Hendaklah orang-orang yang belum sanggup menikah menjaga kesucian dirinya sampai Allah mengaruniakan kecukupan".

        Dan Nabi saw bersabda: "Jaminlah olehmu enam perkara, niscanya aku menjamin surga bagimu; Apabila seorang dari kalian berbicara jangan bohong, apabila dipercaya jangan khianat, apabila berjanji jangan mungkir, tundukkanlah pandanganmu, tahanlah tanganmu(dari berbuat dosa) dan peliharalah kemaluanmu". (H.R Thabrani).

            Inilah akhlak-akhlak Islam, tak satupun yang tidak dapat diterima, bahkan ia merupakan budi pekerti yang mulia yang sesuai dengan fitrah yang sehat. jika kaum muslimin konsisten dengannya pasti orang akan berlomba-lomba datang kepada mereka memasuki agama Allah dengan berbondong-bondong seperti orang-orang terdahulu masuk Islam disebabkan baiknya akhlak dan tingkah laku kaum muslimin.

Thursday, April 28, 2016

KISAH DAN HIKMAH



KISAH DAN HIKMAH


Dikisahkan, bahwa suatu hari para sahabat sedang berkumpul di masjid. Lalu terciumlah bau kentut diantaramereka, sehingga para sahabat tidak tahan dengan bau tersebut, salah seorang diantara mereka berdiri dan berkata, “Barang siapa yang kentut siloahkan bangun”. Hening tak seorangpun berdiri.  Ketika datang waktu isya mereka berkata, “orang yang kentut pasti akan berwudhu setelah ini, pasti orang itulah yang kentut”. Setelah itu para sahabat menoleh kebelakang untuk melihat siapa yang keluar. Seperti tadi, tak seorangpun yang beranjak dari tempat duduknya, mugkin malu. Lalu bilal bangun untuk mengumandangkan adzan.
Tapi Nabi Muhammah SAW, berkata: “Tunggu dulu, aku belum batal, tapi aku hendak berwudhu lagi. Lalu para sahabat ikut berwudhu dan tidak diketahui siapa yang kentut waktu itu.
Subhanallah... sungguh, dalam diri Rosulullah terdapat teladan yng baik bagi kita semua.
Kisah tentang menjaga perasaan saudara seimanpun juga pernah terjadi pada seorang ulama, yaitu: Syaih Abdurrahman Hatim bin Alwan. Beliau termasuk salah satu ulama besar di khurosanpada zamannya. Dikenal dengan Hatim Al-A’sham, yang artinya Hatim si tuli.
Suatu ketika ada seorang wanita yang menemui beliau. Namun, tanpa sengaja dia kentut dengan suara yang cukup keras. Wanita itu salah tingkah, menahan malu, lalu syaih pura-pura tuli, dan meminta si wanita  mengulangi perrtanyaannya. Dengan sikap sang syaih, wanita itu agak sedikit lega. Ia mengira sang syaih benar benar tuli. Hingga wanita itu meninggal, ia tak pernah tahu kepur-puraan belia.
Kisah diatas menceritakan bagai mana harusnya seorang muslim untuk menjaga kehormatan saudaranya. Bukan malah menertawakannya atau menyebarkan aibnya.
Abu Hurairah berkata: Nabi SAW. Bersabda:
وَمَنْ سَتَرَ مُسْلِمًا سَتَرَهُ الله في الدُنْيَا والأخِرَةِ واللهُ في عونِ العَبدِ ما كانَ العبدُ فيِ عونِ أَخِيهِ.
“... Dan siapa yang menutupi (Aib) seorang muslim, Allah akan menutupi aibnya di dunia dan akhirat. Allah selalu menolong hamba-NYA selama hambanya menolong saudaranya.” (Muttafaq alaih)

Semoga bermanfaat

Tuesday, March 15, 2016

Tujuan Allah menciptakan manusia.



 Tujuan Allah menciptakan manusia.

1.      Bermanfaat bagi makhluk lain

Allah menciptakan alam semesta beserta isinya termasuk manusia di dalamnya tidaklah dengan palsu dan sia sia, Allah berfirman:
وَمَا خَلَقْنَا السَّمَاءَ وَالأرْضَ وَمَا بَيْنَهُمَا بَاطِلا ذَلِكَ ظَنُّ الَّذِينَ كَفَرُوا فَوَيْلٌ لِلَّذِينَ كَفَرُوا مِنَ النَّارِ
Artinya : “Dan Kami tidak menciptakan langit dan bumi dan apa yang ada antara keduanya tanpa hikmah. Yang demikian itu adalah anggapan orang-orang kafir, maka celakalah orang-orang kafir itu karena mereka akan masuk neraka (Q.S Assad :27)”


Ayat di atas menjelaskan bahwa segala ciptaan Allah SWT mengandung maksud dan tujuan, dan dalam konteks ini Al qur an menjelaskan bahwa, Allah menciptakan alam semesta beserta isinya bukan asal asalan dan sekedar menciptakan saja, akan tetapi makhluk yang Allah ciptakan akan bermanfaat bagi makhluk yang lain. Misalnya Allah menciptakan nyamuk uantuk apa? ... , seiring berkembangnya ilmu pengetahuan banyak pakar ilmuan yang menemukan racun nyamuk yang terkanal dengan sebutan baigon, vape, autan dll, dengan demikian nyamuk bermanfaat bagi manusia untuk mendirikan pabrik baigon , vape, dll,  sehingga menjadi peluang bisnis yang menjanjikan bagi manusia. Dan masih banyak contoh makhluk makhluk yang  Allah ciptakan dengan membawa manfaat masing masing, begitupun dengan manusia yang diberikan kelebiah akal fikiran untuk selalu bersyukur dan menciptakan karya karya sehingga menjadi bermanfaat bagi makhluk lainnya.

2.      Untuk mengabdi kepada Allah

Keberadaan manusia di muka bumi ini tidaklah ada dengan sendirinya. Menusia diciptakan oleh Allah, dibekali potensi dan infrastruktur yang sangat unik.keunikan dan kesempurnaan bentuk manusia ini bukan saja dilihat dari bentuknya, akan tetapi juga dilihat dari karakter dan sifat yang di miliki manusia. Sebagai makhluk manusia dituntut untuk memiliki kesadaran terhadap posisi dan kedudukan dirinya dihadapan Allah SWT. Dalam konteks ini manusia dihadapan Allah bagaikan “hamba” dengan “majikan” atau “abdi” dengan “raja” yang harus menunjukkan sifat pengabdian dan kepatuhan.

Islam menegaskan bahwa posisi manusiadi dunia ini adalah sebagai ‘abdullah (hamba Allah). Posisi ini menunjukkan salah satu tujuan hidup manusia di dunia adalah untuk mengabdi atau beribadah haya kepada Allah SWT. Yang dimaksud dengan mengabdi kepada allah adalah taat dan patuh terhadap semua perintah-NYA dan menjauhi semua larangan-NYA dalam segala aspek kehidupan. Dalam hal ini Allah berfirman :
وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَالإنْسَ إِلا لِيَعْبُدُونِ
Artinya: “Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka menyembahKu (Q.S Adzariat : 56)”

Dan disurat lain Allah berfirman:
وَمَا أُمِرُوا إِلا لِيَعْبُدُوا اللَّهَ مُخْلِصِينَ لَهُ الدِّينَ حُنَفَاءَ وَيُقِيمُوا الصَّلاةَ وَيُؤْتُوا الزَّكَاةَ وَذَلِكَ دِينُ الْقَيِّمَةِ
Artinya: “Padahal mereka tidak disuruh kecuali supaya menyembah Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya dalam (menjalankan) agama dengan lurus, dan supaya mereka mendirikan salat dan menunaikan zakat; dan yang demikian itulah agama yang lurus (Q.S Al bayyinah : 5)”

Dari uraian di atas sudah jelas bahwa tujuan Allah menciptakan alam semesta seisinya  termasuk manusia tidak lain hanya untuk menyembah-NYA dan taat kepada-NYA, kemudian saling memberikan manfaat makhluk satu kepada makhluk yang lainnya.